sahabat adalah insan yang membuatmu lebih berarti

Waspadai, Gempa Terjadi Saat Bulan Purnama ?

http://betsydevine.com/blog/pictures/MoonFlip.gifBeberapa fakta dan data menunjukkan  sejumlah peristiwa gempa terjadi pada saat terjadinya bulan purnama. Peristiwa Gempa Aceh dan Yogya adalah salah satu contoh di antaranya. Bahkan saat ini ramai di dunia maya dan gadget lainnya bahwa  akan terjadi gempa bumi yang melanda wilayah Sumatera Barat pada 25 November 2010, bertepatan saat bulan purnama dengan magnitude 11 SR dengan durasi lima menit. BMKG menyatakan bahwa isu tersebut tak benar dan menyesatkan, karena gempa bumi sampai kini belum bisa diprediksi.
 
Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi. Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi). Kata gempa bumi juga digunakan untuk menunjukkan daerah asal terjadinya kejadian gempa bumi tersebut. Bumi kita walaupun padat, selalu bergerak, dan gempa bumi terjadi apabila tekanan yang terjadi karena pergerakan itu sudah terlalu besar untuk dapat ditahan.
Kebanyakan gempa bumi disebabkan dari pelepasan energi yang dihasilkan oleh tekanan yang dilakukan oleh lempengan yang bergerak. Semakin lama tekanan itu kian membesar dan akhirnya mencapai pada keadaan dimana tekanan tersebut tidak dapat ditahan lagi oleh pinggiran lempengan. Pada saat itulah gempa bumi akan terjadi.
Gempa bumi biasanya terjadi di perbatasan lempengan lempengan tersebut. Gempa bumi yang paling parah biasanya terjadi di perbatasan lempengan kompresional dan translasional. Gempa bumi fokus dalam kemungkinan besar terjadi karena materi lapisan litosfer yang terjepit kedalam mengalami transisi fase pada kedalaman lebih dari 600 km.
Beberapa gempa bumi lain juga dapat terjadi karena pergerakan magma di dalam gunung berapi. Gempa bumi seperti itu dapat menjadi gejala akan terjadinya letusan gunung berapi. Beberapa gempa bumi (jarang namun) juga terjadi karena menumpuknya massa air yang sangat besar di balik dam, seperti Dam Karibia di Zambia, Afrika. Sebagian lagi (jarang juga) juga dapat terjadi karena injeksi atau akstraksi cairan dari/ke dalam bumi contoh pada beberapa pembangkit listrik tenaga panas bumi dan di Rocky Mountain Arsenal. Gempa juga dapat terjadi dari peledakan bahan peledak. Hal ini dapat membuat para ilmuwan memonitor tes rahasia senjata nuklir yang dilakukan pemerintah. Gempa bumi yang disebabkan oleh manusia seperti ini dinamakan juga seismisitas terinduksi
BMKG membantah
Pada Rabu 24 November 2010, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan rilis yang membantah isu prediksi gempa pada 25 November 2010, yang beredar melalui SMS. Bantahan BMKG berkaitan dengan  isu gempa kali ini dihubungkan dengan kondisi bulan purnama, yang terjadi pada 25 November. Pernyataan BMKG bahwa hingga kini gempa bumi belum bisa diprediksi, memang benar. Namun, teori yang menghubungkan antara kaitan bulan purnama dengan gempa tidak bisa dikesampingkan.
Beberapa ahli mengatakan bahwa memang  efek pasang surut yang diakibatkan oleh bulan purnama, juga mempengaruhi kulit bumi. Walau gayanya relatif kecil dibandingkan gaya yang menggerakkan lempeng bumi dan bagian-bagiannya, diyakini bahwa pasang surut berpotensi memicu pelepasan energi yang berdampak gempa atau gunung meletus. Bulan purnama hanya berperan sebagai pemicu dari pelepasan energi itu. “Karena sebenarnya, penumpukan energi sepenuhnya merupakan proses geologis di kulit bumi.
Ternyata isu tersebut beralasan, karena faktanya sejarah memang mencatat beberapa gempa yang terjadi di sekitar bulan purnama.
Inilah Daftar Gempa Bumi yang berkaitan dengan bulan purnama
Lokasi Gempa Kejadian Gempa Bulan Baru/ Purnama
Gempa Alor 12 November 2004 Menjelang bulan baru (28 Ramadhan 1425)
Gempa Nabire 26 November 2004 Menjelang Purnama  (13 Syawal 1425)
Gempa Aceh 26 Desember 2004 Saat Purnama (14 Dzulqaidah 1425)
Gempa Simeulue 26 Februari 2005 Setelah Purnama (16 Muharram 1426)
Gempa Nias 28 Maret 2005 Setelah Purnama (17 Safar 1426)
Gempa Mentawai 10 April 2005 Saat bulan baru (1 Rabiul Awal 1426)
Gempa Yogyakarta 27 Mei 2006 Menjelang bulan baru (29 Rabiuts Tsaniah 1427)
Gempa Mentawai 25 Oktober 2010 Setelah Purnama (17 Dzulqa’idah 1431)
dari berbagai sumber

0 coment:

Poskan Komentar

Berikan Pendapat atau Argumen Anda...!!!