Museum Tsunami Aceh
adalah sebuah Museum untuk mengenang kembali pristiwa tsunami yang maha
daysat yang menimpa Nanggroe Aceh Darussalam pada tanggal 26 Desember
2008 yang menelan korban lebih kurang 240,000 0rang.

Gedung Museum Tsunami Aceh
dibangun atas prakarsa beberapa lembaga yang sekaligus merangkap
panitia. Di antaranya Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) NAD-Nias
sebagai penyandang anggaran bangunan, Departemen Energi dan Sumber Daya
Mineral (DESDM) sebagai penyandang anggaran perencanaan, studi isi dan
penyediaan koleksi museum dan pedoman pengelolaan museum), Pemerintah
Nanggroe Aceh Darussalam (NAD)sebagai penyedia lahan dan pengelola
museum, Pemerintah Kotamadya Banda Aceh sebagai penyedia sarana dan
prasarana lingkungan museum dan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI)cabang NAD
yang membantu penyelenggaraan sayembara prarencana museum




