sahabat adalah insan yang membuatmu lebih berarti
Tampilkan postingan dengan label MAKALAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MAKALAH. Tampilkan semua postingan

ULAMA-ULAMA PENYIAR ISLAM AWAL DI ACEH . (Abad 16-17M)







ULAMA-ULAMA PENYIAR ISLAM AWAL DI ACEH (Abad 16-17M)

Pendahuluan
Sumber-sumber sejarah tentang kegitan islamisasi di Nusantara ini sangat sedikit, dan secara keseluruhan catatan-catatan sejarah tentang pengislaman di dalam literatur dan tradisi melayu masih simpang siur dan beragam keterangannya. Oleh karena itu, banyak hal-hal yang sukar terpecahkan sehingga sejarah di Nusantara banyak yang bersifat perkiraan. Mencari ketepatan kapan masuknya Islam ke Nusantara sangat sulit. Menentukan masuknya Islam di Nusantara biasanya dikaitkan dengan kegiatan perdagangan antara dunia Arab dengan Asia Timur. Banyak yang memperkirakan bahwa kontak antara Nusantara dengan Islam terjadi sejak abad ke- 7 Masehi. Dalam seminar Sejarah Masuknya Islam yang berlangsung di Medan tahun 1963 yang dikukuhkan lagi dengan seminar Sejarah Islam di Banda Aceh tahun 1978 menyimpulkan bahwa masuknya Islam ke Nusantara abad ke-1 Hijriyah langsung dari tanah Arab. Di samping itu ada juga yang berpendapat bahwa Islam masuk pada abad ke- 13 Masehi.

PEMIKIRAN IMAM AL-GHAZALI RA TENTANG PENDIDIKAN AKHLAQ

  • PEMIKIRAN IMAM AL-GHAZALI RA TENTANG PENDIDIKAN AKHLAQ
    =============================================


    Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta



    ABSTRAK

    Beberapa tahun yang lalu tepatnya tanggal 12-15 Met 1997 kita mengalami kejadian yang dahsyat sepanjang pemerintahan orde baru, jatuhya rejim penguasa orba ternyata banyak sekali memakan korban bangsa ini, hal itu sangat naif jika di tinjau dari sudut pandang pendidikan. Berdasar pada latar belakang masalah di atas, maka permasalahan yang dapat dirumuskan adalah: Bagaimana pemikiran al-Ghazali tentang pendidikan akhlak?. Dalam penelitan ini tujuan yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui bagaimana konsep Pendidikan Akhlak Menurut Imam al-Ghazali.
    Data yang terkumpul dalam penelitian ini dianalisis dengan metode deskriptif analitik. Berdasarkan analisis dapat disimpulkan bahwa Akhlak menurut Al-Ghazali adalah sesuatu yang menetap dalam jiwa dan muncul dalam perbuatan dengan mudah tanpa memerlukan pemikiran terlebih dahulu. Akhlak bukanlah perbuatan, kekuatan, dan ma'rifah. Akhlak adalah "haal" atau kondisi jiwa dan bentuknya bathiniah


Peranan Pendidikan Akhlak dalam Penanggulangan Kenakalan Remaja

BAB I
PENDAHULUAN

  1. A. Latar Belakang
Masalah kenakalan remaja yang berkembang dewasa ini di kota-kota besar di Indonesia mengalami kecenderungan meningkat pada tindakan kejahatan (kriminalitas) yang meresahkan masyarakat dan aparat. Kriminalitas remaja kota masa kini mendorong para penanggungjawab sosial (aparat kepolisian), pendidikan (guru atau pendidik), kerohanian (mubaligh atau alim ulama) serta penanggungjawab hukum (hakim, jaksa) untuk turut serta memecahkan masalah kejahatan remaja yang istilahnya sudah dihaluskan menjadi kenakalan remaja itu.

AL-AKHLAQ AL-MADZMUMAH

Akhlak Tercela


AL-AKHLAQ AL-MADZMUMAH
 1. Zalim
“Zalim” biasanya dikontraskan dengan “adil”. Karenanya dengan mempelajari bahasan “adil” dalam al-Akhlaq al-Karimah kita sudah bisa menangkap makna “zalim”. Keduanya selalu mempunyai arti yang berlawanan. Dalam bahasa Inggris “zalim” biasanya diartikan dengan injustice atau ketidakadilan. Walaupun, “zalim” dalam istilah al-Qur’an bukan satu-satunya yang menunjuk pada makna ketidakadilan. Dalam al-Qur’an kata ”zalim” dengan berbagai derivasinya disebut sebanyak 315 kali. Ini menunjukkan bahwa kata ini merupakan salah satu konsep sentral dalam al-Qur’an. Toshihiko Izutsu, sebagaimana dikutip dawam Rahardjo, menyatakan bahwa  merupakan varian dari sikap dan perilaku kufur atau ingkar. merupakan segi atau dimensi kekufuran. Sebagaimana konsep “adil”, yang bersifat multidimensional, zalim juga mempunyai cakupan makna yang cukup luas. Pertama, kezaliman atau ketidakadilan  menyangkut masalah hak, yaitu apakah seseorang memperoleh haknya atau tidak. Kezaliman terjadi bila hak-hak seseorang diingkari atau dilanggar. Pengertian ini dapat ditarik dari firman Allah dalam surat Taha, 20: 112;

AKHLAK TERPUJI DAN AKHLAK TERCELA DALAM HUBUNGAN DENGAN KEHIDUPAN BERBANGSA


BAB I

PENDAHULUAN

A. Kata Pengantar
Keberhasilan Rasulullah Saw dalam menyebarkan agama Islam benar-benar mengagumkan. Hanya dalam waktu kurang dari 25 tahun beliau berhasil mengubah masyarakat jahiliah yang sangat dekaden menjadi masyarakat yang berperadaban tinggi dan sangat disegani bangsa-bangsa di sekitarnya. Beliau berhasil menegakkan suatu negara yang oleh sosiolog modern seperti Robert M. Bella diakui sebagai negara yang boleh disebut sebagai negara modern.
Konstitusinya yang dikenal dengan Piagam Madinah (Al-Shahifah Al-Madinah) dipandang oleh Cak Nur (Dr. Nurcholish Madjid) mirip dengan Undang-Undang Dasar 1945 yang mengatur suatu masyarakat majemuk. Kemudian, tidak lebih dari 200 tahun bangsa Arab telah menjadi satu-satunya super power di dunia saat itu, tidak saja dalam bidang politik, tetapi juga dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Hingga abad 18, karya-karya kaum Muslim zaman Abbasiah dipelajari dan dijadikan referensi di berbagai perguruan tinggi Eropa. Oleh karena itu, para sejarawan dan ahli-ahli dalam berbagai disiplin ilmu, baik dari kalangan Islam sendiri maupun dari luar Islam, terus-menerus mempelajari sejarah hidup Rasulullah saw. Mereka yakin, di dalam dakwah Rasulullah saw., terdapat kunci-kunci sukses yang dapat diteladani dan direaktualisasikan di zaman modern. Dengan semangat seperti itulah tulisan ini disajikan.

GURU AGAMA DAN PEMBINAAN AKHLAK SISWA


A.    Pengertian Guru Agama

Guru agama atau pendidik ialah: orang yang memikul tanggung jawab untuk membimbing. Guru tidak sama dengan pengajar, sebab pengajar itu hanya sekedar menyampaikan materi pelajaran kepada murid. Prestasi yang tertinggi yang dapat dicapai oleh seorang pengajar apabila ia berhasil membuat pelajar memahami dan menguasai materi pelajaran yang diajarkan kepadanya. Tetapi seorang pendidik bukan hanya bertanggungjawab menyampaikan materi pengajaran kepada murid saja tetapi juga membentuk kepribadian seorang anak didik bernilai tinggi.[1]

Kumpulan Makalah

Khilafah Bani Umayyah (Masa Kemajuan Islam)
Perkembangan Islam di Spanyol
pemikiran pembaharuan islam dari Jamaluddin
pemikiran pembaharuan islam dari Ali Syariati

Makalah Tarekat Naqsabandiyah


Pengertian Tarekat
Menurut Harun Nasution tarekat adalah jalan yang harus ditempuh seorang murid agar berada sedekat mungkin dengan Tuhan di bawah bimbingan seorang guru Mursyid.
Sedangkan dalam terminology sufistik, tarekat adalah jalan atau metode khusus untuk mencapai tujuan spiritual.

Makalah Tarekat Maulawiyah Dan Perkembanganya di Dunia Islam


A.    Pengertian dan Biografi Pendiri
Tarekat (thariqah), yang secara harfiyah berarti jalan kecil, yang memiliki dua pengertian yang berbeda, tapi tetap berhubungan. Yang pertama, tarekat dimengerti sebagai perjalanan spiritual menuju Tuhan. Yang kedua, tarekat dipahami sebagai “persaudaraan“ atau ordo spiritual yang biasanya merupakan perkumpulan spiritual yang dipimpin oleh seorang guru (mursyid), dan para khalifahnya.

Makalah Tarekat Syattariyah


A.    Pengertian dan Sejarah Tarekat Syattariyah
Tarekat menurut pandangan para ulama’ Muthasawwifin, yaitu jalan atau petunjuk dalam meleksanakan suatu ibadah sesuai dengan ajaran yang dibawa oleh Rosullullah SAW dan yang dicontohkan oleh beliau dan para sahabatnya serta para tabi’in, Tabi’it tabi’in dan terus bersambung sampai kepada para guru-guru, ulama’, Kyai-kyai secara bersambung hingga pada masa sekarang ini.[1]

Makalah Akhlak Islami


2.1 Pengertian Akhlak
            Kata “Akhlak” berasal dari bahasa arab, jamak dari khuluqun خُلُقٌ yang menurut bahasa berarti budi pekerti, perangai, tingkah laku atau tabiat. Kata tersebut mengandung segi-segi persesuaian dengan perkataan khalqun خَلْقٌ yang berarti kejadian, yang juga erat hubungannya dengan khaliqخَالِقٌ  yang berarti pencipta; demikian pula dengan akhluqun مَخْلُوْقٌ yang berarti yang diciptakan.
 

SEJARAH PERADABAN ISLAM PADA MASA KHALIFAH AR-RASYIDIN



MAKALAH
SEJARAH PERADABAN ISLAM PADA MASA KHALIFAH AR-RASYIDIN

MEDIA PENDIDIKAN AGAMA



BAB I
PENGERTIAN MEDIA PENDIDIKAN


A. Arti media
Di lihat dari segi etimlogi kata “media” berasal dari bahasa latin, bentuk jamak dari kata medium. Secara harfiah berarti perantara atau pengantar yakni sebagai perantara atau alat untuk menyampaikan sesuatu.
Sedangkan dalam bahasa asing para ahli menggunakan istilah Audio Visual Aids(AVA).dan ada juga yang menggunakan istilah teaching material atau instruksional material yang artinya identik dengan pengertian keperagaan yang berasal dari kata ”raga” artinya suatu benda yang dapat di raba,di dengar,dan di amati melalui panca indera.

KEAJAIBAN SHALAT BERJEMAAH




KEAJAIBAN SHALAT BERJEMAAH

BAB I
PENDAHULUAN

Shalat berjemaah sangat ditekankan dalam agama islam. Hal ini di karenakan sebagaimana yang telah kita ketahui tentang pahala yang ada dalam shalat berjemaah tersebut sangat banyak dan berlipat ganda. Selain dari segi pahala yang diberikan kepada orang yang berjemaah disitu pula karena ditemukan beberapa hikmah yang terkandung didalamnya.
Sebagaimana yang telah diungkapkan oleh Prof Dr TM, Hasbi Ash Shiddiegy (1983) dalam bukunya yang berjudul "pedoman shalat" disitu beliau mengutip beberapa hadits ang berkaitan dengan keutamaan shalat berjemaah dan juga ancaman bagi orang-orang yang enggan melakukannya. Salah satu haditsnya antara lain:
"barang siapa berwudlu' dan menyempurnakan wudlu'nya kemudian pergi shalat fardlu lalu mengerjakan shalat itu beserta imam (berjemaah) maka ia akan diampuni dosanya (HR. Ibnu khumazah dari utsman)"
Dari hadits diatas sangat jelas bahwa shalat berjemaah sangat dianjurkan oleh agama islam untuk dikerjakan oleh ummat islam itu sendiri. Hal ini bisa dilihat dari 2 sisi:
1)      Dari segi pahala yang akan diberikan kepada mereka yang melakukannya
2)      Ancaman bagi mereka yang enggan melakukannya.
Sholat berjemaah disamping mempunyai pahala yang besar ternyata menurut HARYANTO (1993: 1994) mempunyai dimensi Psikologi tersendiri.
Untuk lebih jelasnya kami akan menjelaskan/ menguraikan dalam makalah yang kami susun ini.

PENGERTIAN ZAKAT




PENGERTIAN ZAKAT

A.     Zakat
Secara etimologi (asal kata) zakat dari kata zakat yang berarti berkah, tumbuh, bersih, suci, dan baik dipahami demikian, sebab zakat merupakan upaya mensucikan diri dari kotoran kikir dan dosa, menyuburkan pahala melalui pengeluaran sedikit dari nilai harta pribadi untuk kaum yang memerlukan dalam Al-Qur'an telah disebutkan kata-kata tersebut seperti pada surat Asyam : 9 

METODOLOGI PENELITIAN




METODOLOGI PENELITIAN

v     Metode Penelitian Ilmiah
  1. Pengertian Metode Ilmiah
A)       Metode adalah suatu cara atau teknis yang dilakukan dalam proses penelitian (mardalis : 2003 : 24).
B)       Penelitian adalah upaya dalam bidang ilmu pengetahuan yang dijalankan untuk memperoleh fakta-fakta dan prinsip-prinsip dengan sabar, hati-hari dan sistematis untuk mewujudkan kebenaran (mardalis : 2003 : 24)
C)       Penelitian adalah suatu kegiatan ilmiah untuk memperoleh pengetahuan yang benar mengenai suatu masalah (LP UM : 20003 : 1)
D)       Penelitian adalah suatu rangkaian langkah-langkah yang dilakukan secara terencana dan sistematis guna mendapatkan pemecahan masalah atau mendapatkan jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan tertentu (sumandi suryabrata : 2005 : 11)
E)        Almack (1939) membuat batasan bahwa metode ilmiah adalah suatu cara menerapkan prinsip-prinsip logis terhadap penemuan, pengesahan dan penjelasan kebenaran (Soekidjo Notoatmodjo : 2005 : 19).

MADZHAB DALAM HUKUM ISLAM

MADZHAB DALAM HUKUM ISLAM
A. PENDAHULUAN
1. Latar Belakang

Islam merupakan agama yang menjadi rahmat bagi seluruh alam. Hukum-hukum islam diperuntukkan bagi kemaslahatan umat. Begitu banyaknya hukum islam, hingga banvak ulama yang memberikan penjelasan tentang hukum-hukum itu. Akhirnya, hukum islam ini terbagi dalam beberapa mazhab, yang kita kenal sekarang.
Mazhab secara bahasa berarti jalan yang dilalui dan dilewati sesuatu yang menjadi tujuan seseorang. Sedangkan menurut para ulama dan ahli agama islam, mazhab adalah metode (manhaj) yang dibuat setelah melalui pemikiran dan penelitian sebagai pedoman yang jelas untuk kehidupan umat. Lain lagi menurat para ulama fiqih. Menurat mereka, yang dimaksud dengan mazhab adalah sebuah metodologi fiqih khusus yang dijalani oleh seorang ahfi fiqih mujtahid, yang berbeda dengan ahli fiqih lain, yang mengantarkannya memilih sejumlah hukum dalam kawasan ilmu furu'.
Sebenamya mazhab dalam islam cukup banyak. Hal mi karena begitu banyaknya ulama-ulama sejak masa para sababat yang berijtihad. Namun dari sekian banyak mazhab yang ada tersebut, hanya sedikit yang mampu bertahan dan masih terus dijadikan panduan hingga saat ini. Mazhab yang digunakan saat ini terbagi atas dua kelompok besar, yaitu mazhab golongan Sunni (Ahlus-sunnah wal Jamaah) dan mazhab golongan Syi'ah.


Masalah-Masalah Yang Dihadapi Anak Didik Dalam Belajar


Masalah-Masalah Yang Dihadapi Anak Didik Dalam Belajar
PEMBAHASAN
A. Pengertian Anak Didik
Anak didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui jalur, jenjang, dan jenis pendidikan tertentu dalam kegiatan pendidikan anak. Anak didik menempati posisi sentral, sebab seluruh faktor yang terkait dengan pendidikan pada akhirnya harus diarahkan pada sasaran pokok, bagaimana mengembangkan anak didik menjadi manusia sempurna sesuai dengan yang dicita-citakan.
Mengingat posisi anak sangat penting dalam pendidikan, maka pihak-pihak yang terkait dengan penyelenggaraan pendidikan khususnya guru perlu memahami hakekat anak didik agar dalam memberikan bimbingan tidak salah arah dan tidak bertentangan dengan kodrat anak.
Ciri-ciri khas anak didik :
  1. anak didik bukan miniature orang dewasa, anak adalah anak dengan dunianya sendiri.
  2. Perkembangan anak dipengaruhi oleh faktor bawaan.
  3. Anak berkembang mengikuti pola umum yang sama
  4. Perkembangan anak bersifat continue
  5. Perkembangan anak mengikuti fase-fase atau periode-periode tertentu