sahabat adalah insan yang membuatmu lebih berarti

Teroris Masuk Aceh

  Selasa, 15 November 2011 | 10:50
Kapolda Belum Tau

Meulaboh – Kepolisian Resor Aceh Barat dan Kodim 0105 Aceh Barat, kemarin, menyebutkan kelompok jaringan teroris telah memasuki Aceh. Kini, kelompok tersebut berusaha untuk mengacaukan proses Pemilukada di Aceh. Walau teridentifikasi, pihak berwajib masih enggan berkomentar jumlah dan jaringan teroris mana.
Untuk itu, diharapkan masyarakat mewaspadai bila mengetahui ada pendatang baru yang masuk dilingkungan sekitar tempat tinggal.


“Jumlahnya belum dapat kita informasikan, tetapi indikasi dari berbagai sumber, sudah mulai ada kelompok jaringan teroris. Namanya jaringan teroriskan luas,”kata Kapolres Aceh Barat, AKBP Artanto SIK, didamping Dandim 0105 Letkol Inf Andi Sirajuddin kepada wartawan, Senin (14/11), di Meulaboh.
Pernyataan ini dilontarkan Kapolres seusai acara silaturahmi dengan tim sukses masing-masing bakal calon bupati Aceh Barat di Meulaboh, dengan disaksikan unsure Muspida, Komisi independent Pemilihan (KIP) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Aceh Barat.

“Undangan kepada tim sukses masing-masing bakal calon karena mereka sebagai pelaksana di lapangan sangat rentan terprovokasi kelompok. Untuk itu, makanya mereka kita panggil untuk berdialog,”kata Artanto kepada wartawan.

Diharapkan, dengan adanya sosialisasi Pemilukada damai, khususnya kepada masing-masing tim sukses tersebut, diharapkan suasana damai dan tertib dapat terlaksana hingga pemilukada berakhir. Dikatakannya, dalam silaturahmi tersebut, para timses diharapkan dapat saling berbagi dan menerima saran baik dari pihak Polri dan TNI, anggota DPRK, KIP, serta Panwaslu.

“Kita ingin para tim sukses merasa memiliki bahwa pemilukada adalah milik mereka dan harus berjalan damai. Untuk itu, kita menginformasikan bahwa situasi kantibmas di wilayah ini harus tetap siaga agar mereka tidak mudah terprovokasi dengan kelompok ini(teroris-red),”ucap Artanto berkali kali.

Menurut Kapolres, pihaknya terus berupaya mendeteksi keberadaan kelompok tersebut. Salah satunya dengan menggalang masyarakat agar mempunyai ketahanan. “Salah satu cara mencegah masuknya kelompok dengan kembali kantibmas seperti pos kamling. Beberapa unsur Muspika telah menginstruksikan dan mulai mengaktifkan siskamling. Kami TNI Polri hanya membantu masyarakat menjaga agar Aceh Barat tetap aman damai tertib,”pungkasnya.

Komandan Kodim Aceh Barat 0105, Letkol Inf. Andi Sirajudin SE, memiliki keyakinan yang kuat jika kelompok teroris telah memasuki Aceh. Karena melihat pengalaman sebelumnya, selalu kelompok teroris yang action di daerah konflik, dengan cara melemparkan bom kesana – kemari. “Tujuan itu untuk apa, bukankah untuk meneror dan tujuan yang lainya,” ujar Dandim sambil bertanya.

Kapolda Belum Tau
Sementara itu, Humas Polda Aceh AKBP. Gustaf Leo kepada Rakyat Aceh, via telepon, mengaku belum mengetahui secara langsung laporan adanya teroris dari Kapolres Aceh Barat. "Sedangkan Kapolda saja masih tenang-tenang. Kenapa yang bersangkutan (Kapolres Aceh Barat) mengeluarkan statemen seperti itu,"ungkap Gustaf.

Kalau dikaitkan dengan Pemilukada, sambungnya, polisi masih normal dan bertugas seperti biasa. "Saya juga baru tahu setelah melihat running text di televisi. makanya langsung telepon dia (Kapolres Aceh Barat) tapi belum bisa terhubung,"tandas Gustaf.(den/put)

0 coment:

Poskan Komentar

Berikan Pendapat atau Argumen Anda...!!!